POLA HIDUP SEHAT DAN MENCEGAH CORONA
Pola Hidup
Sehat
Dalam hal ini yang namanya kesehatan tentunya harus selalu di perhatikan,
banyak orang yang berkata kesehatan itu mahal. Maka untuk menjaga kesehatan di
perlukan pola hidup yang sehat juga, pola hidup sehat tersebut harus diterapkan
mulai dari diri sendiri hingga pada lingkungan tempat tinggal.
A.Pengertian Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi
kesehatan. Mulai dari makanan, minuman, nutrisi yang dikonsumsi dan perilaku
kita sehari-hari. Baik itu dalam sebuah rutinitas olahraga yang tentu akan
menjaga kondisi kesehatan dan juga akan menghindarkan dari segala hal yang
dapat menjadi penyebab penyakit bagi tubuh kita.
Kesehatan adalah dambaan kita semua. Untuk hidup sehat tentunya akan
menjalankan sebuah aktifitas rutin dengan memperhatikan gaya hidup sehat.
Kekayaan lahir dan batin tidak akan ada artinya bila kita masih terjebak dalam
kondisi atau situasi sakit baik itu karena virus penyakit ataupun karena
tingkah laku yang tidak memperhatikan kondisi badan.
Pola hidup sehat selalu berhubungan dengan faktor makanan yang menyehatkan
serta menjauhi dari pola makanan tidak sehat yang nantinya akan menyebabkan
harihari kita menjadi suram karena timbul penyakit.
Selain dari aspek makanan yang sehat juga bergizi satu hal yang tidak boleh
kita lupakan adalah menjaga kondisi tubuh supaya tetap bugar dengan olahraga yg
teratur dan menghindari tubuh kecapekan sehingga pikiran kita stress.
Dengan selalu memperhatikan pola hidup sehat semoga kita selalu dalam
keadaan sehat. Dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh makna bersama
keluarga atau lingkungan sekitar kita.
B.Tujuan/Manfaat Pola Hidup Sehat
Tujuan atau manfaat dari pola hidup sehat tentunya untuk menjaga kesehatan
tubuh supaya tidak mudah sakit. Tapi menerapkan pola hidup sehat memiliki
beberapa tujuan juga, misalnya; untuk mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani
dapat selalu terjaga dan supaya memiliki kesehatan mental yang stabil sehingga
tidak mudah depresi ataupun stress.
C.Langkah-Langkah Pola Hidup Sehat
Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dan dijalani untuk mencapai
pola hidup sehat, di antaranya adalah konsumsi makanan, olahraga, istirahat,
kualitas udara lingkungan yang sehat, optimis, dan pribadi yang kuat.
1. Mengomsusmsi Makanan
Konsumsi makanan yang memenuhi standar kesehatan adalah harus bisa memenuhi
kebutuhan tubuh. Untuk itu anda harus mengetahui tentang makanan yang
dibutuhkan oleh tubuh.
A.Makanan Sehat
Makanan yang dikategorikan sebagai makanan yang sehat adalah makanan yang
mengandung unsur-unsur zat yang dibutuhkan tubuh dan tidak mengandung bibit
penyakit atau racun. Namun, makanan yang dikategorikan sehat ini sangat
berhubungan dengan sikap dan pola makan setiap orang. Jadi, makanan yang
mengandung unsur-unsur bergizi harus disertai dengan upaya menjaga kebersihan
dan kesehatan orang yang mau memakannya.
B.Minuman Sehat
Air minum yang sehat adalah air minum yang
cukup mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh. Air minum sehat juga berarti
air minum yang bebas dari bibit penyakit dan racun. Memilih minuman memang tak
lepas dari masalah selera, namun, sebaiknya kita tidak melupakan segi
kesehatan.
Kita perlu mengetahui unsur-unsur apa saja yang terdapat dalam suatu jenis
minuman. Apakah minuman itu merupakan minuman yang dibutuhkan tubuh kita atau
tidak. Atau apakah minuman itu termasuk minuman yang bersih dan sehat? Berikut
ini ada beberapa syarat air yang bersih dan sehat.
1. 1) Harus jernih tak
berwarna, tak berbau, dan tak berasa (asin, manis, pahit, atau getir) atau
disebut air yang memenuhi persyaratan fisis.
2. 2) Tidak mengandung
zat yang membahayakan kesehatan, seperti tembaga, seng, racun, dan alkohol.
3. 3) Atau disebut air
yang memenuhi persyaratan khemis (kimiawi)
4. 4) Tidak mengandung
benih-benih penyakit, misalnya, tifus, dan disentri.
5. 5) Cukup mengandung
mineral yang dibutuhkan tubuh.
C.Gizi Seimbang
Kita sudah membahas bersama tentang minuman yang bersih dan sehat. Ada
beberapa minuman yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita seperti air, kopi, jus,susu,
dan lain sebagainya. Semua minuman bermanfaat bagi tubuh tetapi belum tentu
semuanya dibutuhkan oleh tubuh kita. Karena itu kita perlu menjaga keseimbangan
gizi. Jika tidak ada keseimbangan gizi maka zat-zat yang kelebihan akan
menimbulkan penyakit baru. Misalnya, kita makan makanan yang bergizi tinggi
tetapi tidak melakukan olahraga maka dapat mengakibatkan obesitas atau
kegemukan yang berlebihan.
2. Berolahraga
Olahraga adalah kegiatan yang mudah dilakukan tetapi banyak yang
mengabaikannya.
3. Istirahat yang Cukup
Istirahat yang cukup memberikan dampak bagi tubuh kita yang letih dan
memberikan cukup waktu untuk mengembalikan tenaga yang telah dipakai.
4. Mengondisikan Udara yang Bersih
Bagi yang tinggal di kota besar sulit rasanya untuk bebas dari polusi.
Walaupun demikian kita harus berusaha meminimalisir hal tersebut, setidaknya
tidak menambah buruk kondisi udara. Hal tersebut dapat kita lakukan dengan cara
seperti menanam tanaman di pot di sekeliling rumah, dan menyisakan lahan untuk
ditanami pohon walaupun lahan itu hanya cukup untuk satu pohon.
5. Mengondisikan Lingkungan yang Sehat
Jika ingin menikmati kesehatan yang optimal maka selayaknya lingkungan
harus dipelihara dengan baik.
Lingkungan tempat kita tinggal akan
menentukan kondisi kesehatan penghuninya. Apabila lingkungan bersih maka kita
akan terhindar dari berbagai penyakit. Namun sebaliknya, apabila lingkungan
kita tidak sehat maka kita akan mudah terserang berbagai penyakit. Untuk itu,
kebersihan lingkungan sangat penting agar kita selalu terhindar dari penularan
penyakit
D.Faktor Yang Mempengaruhi Pola Hidup Sehat
Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pola hidup sehat seorang
individu, misalnya:
1.Gaya Hidup
Tentu gaya hidup seorang akan memberikan dampak pada kesehatannya sendiri,
bagaimana cara seorang individu tersebut dalam menjalankan pola hidupnya,
apakah sudah benar-benar menjalankan pola hidup yang sehat atau masih belum.
Gaya hidup seorang individu juga bisa terpengaruh dari lingkungan sosialnya.
Gaya hidup seorang individu dapat diubah misalnya dengan cara memberikan
pembelajaran bahwa pola hidup yang sehat itu penting.
2.Perubahan Gaya Hidup
Jaman dan perekonomian semakin maju serta selalu mengalami perubahan,
tentunya dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dengan pasat. Banyak
dirasakan saat ini manusia sudah malas untuk bergerak dan sering mengkonsumsi
makanan maupun minuman yang tidak sehat, serta selalu berperilaku yang dapat
merugikan kesehatannya.
Maka untuk itu seorang individu harus selalu menerapkan pola hidup sehat
untuk menjaga kesehatannya ditengah perkembangan jaman yang dimana gaya hidup
selalu mengalami perubahan.
Virus Corona
Virus Corona atau severe
acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah
virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini
disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan
pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.
Severe acute respiratory
syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal
dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke
manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali
ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular
dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara,
termasuk Indonesia.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa
menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan
infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan
infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS),
dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
1.Gejala Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan
penderitanya mengalami gejala flu,
seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau
gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak
bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.
Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa
menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
- Demam (suhu
tubuh di atas 38 derajat Celcius)
- Batuk
- Sesak napas
Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu
2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.
2.Penyebab Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh
coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada
sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan
sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan
infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS),
dan Severe Acute
Respiratory Syndrome (SARS).
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari
hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular
dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai
cara, yaitu:
- Tidak sengaja menghirup
percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
- Memegang mulut atau hidung
tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena
cipratan air liur penderita COVID-19
- Kontak jarak dekat dengan
penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi
efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut
usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan
tubuhnya lemah.
3.Diagnosis Virus Corona
Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus
Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan
bertanya apakah pasien bepergian ke daerah yang memiliki kasus
infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan
melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:
- Uji sampel
darah
- Tes usap tenggorokan untuk
meneliti sampel dahak
- Rontgen dada untuk
mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
4.Pengobatan Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati,
tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan
gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:
- Merujuk penderita COVID-19
untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
- Memberikan obat pereda
demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi
penderita
- Menganjurkan penderita COVID-19
untuk istirahat
yang cukup
- Menganjurkan penderita COVID-19
untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh
5.Komplikasi Virus Corona
Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa
menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:
- Pneumonia
- Infeksi sekunder pada organ
lain
- Gagal ginjal
- Acute cardiac injury
- Acute
respiratory distress syndrome
- Kematian
6.Pencegahan Virus Corona
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh
sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor
yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
- Hindari bepergian ke
tempat-tempat umum yang ramai pengunjung.
- Gunakan masker saat
beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
- Rutin mencuci tangan dengan
air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol
minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
- Jangan menyentuh mata, mulut,
dan hidung sebelum mencuci tangan.
- Hindari kontak dengan hewan,
terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan
setelahnya.
- Masak daging sampai benar-benar
matang sebelum dikonsumsi.
- Tutup mulut dan hidung dengan
tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
- Hindari berdekatan dengan orang
yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
- Jaga kebersihan benda yang
sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
Untuk orang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa
langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain,
yaitu:
- Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan
- Periksakan diri ke dokter hanya
bila Anda mengalami gejala atau keluhan.
- Usahakan untuk tinggal terpisah
dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan
kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
- Larang dan cegah orang lain
untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
- Sebisa mungkin jangan melakukan
pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
- Hindari berbagi penggunaan alat
makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
- Pakai masker dan sarung tangan
bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
- Gunakan tisu untuk menutup
mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat
sampah.
Komentar
Posting Komentar